Author Archive admin

Byadmin

Pelajar SMK PGRI Sukoharjo Angkat Besi Massal Peringati Haornas

Belasan siswa siswi SMK PGRI Sukoharjo peringati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2016 dengan menggelar kegiatan angkat besi massal di halaman sekolah, Kamis (08/09/2016). Kegiatan juga dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi atlet angkat besi Indonesia dengan meraih dua medali perak dalam Olimpiade Rio De Janero Brazil.

Kepala SMK PGRI Ngadimin mengatakan, peringatan Haornas sengaja dilakukan sekolah dengan melibatkan siswa dan siswi dalam aksi angkat besi bersama. Namun pada kegiatan tersebut para siswa dan siswi hanya mengangkat replika barbel dari besi melainkan berupa plastik dan kayu.

Para siswa dan siswi menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni Agustiani setelah mendapat medali perak dalam Olimpiade 2016. Diharapkan keberhasilan tersebut bisa memicu semangat anak muda untuk menekuni atlet angkat besi. “Kami dalam kegiatan ini sekaligus ingin memasyarakatkan olahraga angkat besi di sekolah,” ujarnya.

SMK PGRI Sukoharjo hingga sekarang memang belum memiliki kegiatan ekstrakurikuler maupun pelajaran olahraga khususnya angkat besi. Namun setelah melihat keberhasilan dua atlet Indonesia dalam Olimpiade 2016 kemungkinan akan membuka kegiatan tersebut.

Salah satu siswi SMK PGRI Sukoharjo Putri mengatakan, angkat besi memang olahraga berat dan sering diikuti oleh pria. Namun ternyata ada atlet perempuan dan mampu meraih medali perak dalam Olimpiade. Putri mengaku terkejut sekaligus kagum atas keberhasilan Sri Wahyuni setelah mampu mengharumkan nama bangsa.

Byadmin

Astra Motor Jateng Ajak SMK PGRI Sukoharjo Safety Riding

Honda Motor Jawa Tengah kembali mengadakan kampanye safety riding ke sekolah-sekolah. Kali ini giliran SMK Muhammadiyah 1 Solo dan SMK PGRI Sukoharjo. Kunjungan kali ini memverifikasi ilmu safety riding yang tahun lalu pernah diberikan ke murid-murid dua sekolah tersebut dan usaha menciptakan lingkungan sekolah yang aman.

Acara kampanye safety riding itu diselenggarakan pada Selasa dan Rabu (13&14/3/2018). Safety Riding Officer Honda Motor Jawa Tengah, Suko Edi, saat dihubungi Solopos.com melalui sambungan telepon, Senin (19/3/2018) menyatakan kampenya kemarin itu lebih ke sebuah verifikasi ulang.

“Tahun lalu kami sudah mengunjungi dua sekolah tersebut. Nah, kemarin itu melakukan verifikasi sekolah safety riding yang pernah diberikan ke murid-murid. Apakah mereka masih mempraktikan pelatihan dari kami?” jelas Suko Edi.

Dalam keteranganya, Suko Edi menjelaskan kedua sekolah masih tertib dan mampu mempraktikan safety riding dengan baik. Di sela-sela acara, Suko Edi juga mengangkat isu peraturan keselamatan dimasukkan menjadi peraturan resmi sekolah khususnya SMK.

“SMK ini kan untuk mencetak pekerja bagi industri. Kalau di industri kan sudah ada aturan pasti tentang keselamatan pegawai. Aturan itu harusnya juga ada di sekolah, khususnya SMK. Kalau dari sekolah mereka sudah dikenalkan dengan aturan keselamatan, makan nanti saat menjadi pekerja, para penerus bangsa ini bisa menghargai atau setidaknya sudah paham tentang keselamatan kerja,” tambah Suko Edi.

Sebagai sebuah progres dibanding tahun lalu, acara tersebut juga mewacanakan lingkungan aman di dua sekolah tersebut. “Kami juga mengusahakan untuk menciptakan lingkungan aman. Caranya memberi rambu parkir, kecepatan maksimal, dan rambu-rambu petunjuk lainnya,” imbuh Suko Edi.